
TRC PERUMDA AIR MINUM TIRTA SAIYO SIAGA PENUH MENYIKAPI FENOMENA ALAM, DIREKTUR: “LAYANAN KEPADA PELANGGAN ADALAH PRIORITAS UTAMA”
Lubuk Sikaping,26 November 2025. Sesuai instruksi langsung Direktur Perumda Air Minum Tirta Saiyo, Deddy Eka Putra, S.E, seluruh Tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) malam ini disiagakan penuh untuk mengantisipasi dampak fenomena alam ekstrem yang terjadi belakangan ini. Hingga berita ini diterbitkan pada pukul 19.00 WIB, terpantau Direktur bersama seluruh jajaran TRC masih berada di lapangan dan di kantor operasional, belum ada yang pulang, demi memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.
Dalam arahannya, Direktur menegaskan bahwa saat kondisi cuaca tidak menentu dan berpotensi mengganggu kualitas serta kontinuitas layanan air, seluruh personel TRC harus berada dalam status standby 24 jam.
“Kita tidak boleh lengah. Kondisi alam akhir-akhir ini menuntut kita untuk bekerja lebih cepat, responsif, dan tetap menjaga keandalan layanan air kepada seluruh pelanggan,” ujarnya.
Sebagai penguatan pengawasan, Direktur juga menginstruksikan Anggota SPI Perumda Air Minum Tirta Saiyo, Dean GW, SH (DGW) untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan kesiapsiagaan ini, mulai dari koordinasi antar tim hingga evaluasi di lapangan.

Kepala Bagian Teknik, Agusta Suhendi, menyampaikan bahwa seluruh armada dan peralatan teknis telah disiagakan.
“Tiga tim TRC yang telah dibentuk berada dalam posisi siap bertugas kapan pun. Kami fokus pada percepatan penanganan gangguan dan monitoring kualitas air, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang,” ungkapnya.
Kepala Bagian Hubungan Langganan, Afdhal Djamal, S.E, menekankan pentingnya komunikasi dan penyampaian informasi yang cepat kepada masyarakat.
“Kami memastikan informasi gangguan maupun progres penanganannya tersampaikan dengan baik. Pelanggan harus mengetahui bahwa tim kita bekerja tanpa henti,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Keuangan, Ngadi, menegaskan dukungan penuh terhadap operasional TRC.
“Dari sisi administrasi, logistik, dan kebutuhan operasional, kami pastikan semuanya terpenuhi. Ini adalah kerja bersama untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Kasubag Sumber dan Produksi Alex Yulianto menjelaskan bahwa kondisi sumber air maupun proses produksi terus mereka pantau secara berkala. Menurutnya, fenomena alam yang terjadi belakangan ini dapat mempengaruhi kualitas sumber air, sehingga pengawasan dilakukan dengan lebih ketat. Ia memastikan bahwa kualitas air tetap dijaga agar aman dikonsumsi pelanggan.
Kasubag Transmisi dan Distribusi Jasrial menambahkan bahwa jaringan pipa pada kondisi cuaca ekstrem seperti ini sangat rentan mengalami gangguan, mulai dari kebocoran hingga penurunan tekanan. Karena itu, timnya sudah menyiapkan langkah-langkah cepat jika sewaktu-waktu terjadi masalah, termasuk kesiapan teknisi dan alat berat di lapangan.
Sementara itu, Koordinator TRC Yogi Syadria, ST, mengungkapkan bahwa tiga tim TRC yang telah dibentuk berada dalam keadaan siaga penuh dan bekerja dengan sistem rotasi. Ia memastikan bahwa setiap laporan dari masyarakat ditangani dengan cepat.
“Seluruh anggota TRC berada dalam posisi siap bergerak. Tidak ada laporan yang dibiarkan menunggu. Kami bertugas penuh demi menjaga kenyamanan pelanggan,” tegasnya.







